Powered By Blogger

Jumat, 29 November 2013

tugas individu softskill (bisnis jersey sepakbola)



            Pendahuluan
Banyaknya mahasiswa yang memiliki uang jajan pas-pasan/ hanya cukup untuk kebutuhan kuliah. Padahal biasanya para mahasiswa ingin memiliki uang jajan lebih untuk membeli banyak sesuatu. Hal ini menyebabkan banyak mahasiswa yang melakukan bisnis kecil-kecilan untuk mendapat penghasilan tambahan.
Dari hal tersebut berdagang/ menjual jasa kecil-kecilan merupakan alternatif bisnis untuk para mahasiswa yang cukup cocok dan sudah banyak dilakoni oleh banyak mahasiswa. Namun pertanyaannya adalah jualan apa kira-kira yang cocok untuk mahasiswa? Ya, tak pelu risau dana bingung cari info sana-sini mengenai barang atau komoditas apa yang muda untuk dijual namun juga cukup menguntungkan.
dari tulisan ini akan dijelaskan beberapa bisnis kecil-kecilan yang dapat dilakukan oleh mahasiswa. Apalagi bisnis jersey sepakbola yang mulai digemari oleh masyarakat sekitar.


ISI
preneur, salah satu produk untuk bisnis yang paling populer di kalangan anak muda adalah jersey bola. Mohammad Bondan Bagus Soepadminto (21), atau yang akrab disapa Bondan, melihat peluang produk ini sejak tahun 2010. Bondan memberikan nama “Jersey Bola Murah” untuk label bisnis online-nya. Mahasiswa jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia ini bisa mendapatkan 45 juta hingga 75 juta rupiah selama tiga hingga empat minggu dari penjualan jersey-nya. Berikut wawancara yang dilakukan oleh Tim Netpreneur dengan Bondan.
Mohammad Bondan (21), pemilik bisnis online “Jersey Bola Murah”
Netpreneur (N): Halo, Bondan. Produk apa saja sih yang Anda jual di “Jersey Bola Murah”?
Bondan (B): Halo. Produknya sendiri ada banyak. Ada jersey, baik itu baju atau celananya. Terus, mulai bulan ini (Februari 2013), kita jual asesoris juga. Asesoris itu seperti syal, terus tempat minum. Lalu, ada action figure pemain-pemain bola. Banyak sih.
N: Berapa harga jersey yang Bondan tawarkan?
B: Kalau khusus jersey-nya saja itu sekitar 150 ribu. Kalau asesoris harganya beragam, mulai dari 30 ribu juga ada.
N: Pernah kirim jersey ke wilayah mana saja?
B: Kota-kota besar seluruh Indonesia ada sih. Pernah kirim ke Timika sama Jayapura. Hampir semua kota-kota besar pernah. Terus, pernah juga kirim ke luar (negeri) juga. Kayak ke Malaysia. Ke Inggris pernah juga sih tapi itu karena ada teman saya yang tinggal di sana terus pesan jersey di saya.
N: Apa yang membuat Bondan memiliki ide untuk menjual kaus-kaus bola seperti ini?
B: Ini sudah tahun ketiga. Jadi, awalnya itu mungkin sekitar tahun 2010. Kepikirannya itu, pertama, saya sendiri suka dunia sepak bola. Selain itu, waktu saya SMA, pernah menjual kaus-kaus sendiri. Seperti clothing line-clothing line sendiri. Merek sendiri. Tapi itu iseng-iseng saja waktu SMA. Lalu, pas saya kuliah, memang tiba-tiba terpikirkan, kenapa tidak mencoba untuk menyatukan antara hobi main bola dengan iseng-iseng waktu SMA itu. Dari situ yang bisa disamain ya di baju bolanya. Apalagi waktu tahun 2010 itu lagi zamannya World Cup. Jadi, dicoba saja.
N: Kaus jersey yang Bondan jual ini buatan sendiri atau ambil dari suatu tempat?
B: Ini saya ambil dari Thailand. Jadi, dulu waktu SMP atau SMA gitu sempat liburan sama keluarga di sana. Lalu, sama kayak liburan biasa, ya kita belanja-belanja. Tapi, waktu itu tidak langsung terpikir untuk menjual jersey-jersey itu. Baru kepikirannnya itu entah mengapa pas tahun 2010.
N: Bagaimana cara Bondan memasarkan produk jersey ini sejak pertama kali penjualan?
B: Pertama kali banget itu lewat Kaskus. Selain itu, saya promosikan juga lewat mulut ke mulut. Saya kasih tahu teman-teman SD, SMP, sama SMA juga. Terus, saya promosikan juga lewat akun Facebook dan Twitter pribadi.
N: Jadi, awalnya belum membuat akun khusus jersey seperti sekarang ini, ya?
B: Betul. Awalnya memang belum lewat Facebook dan Twitter bikin khusus sendiri. Yang khusus ya cuma lewat Kaskus itu. Setelah itu, selama satu tahun atau hampir dua tahun belakangan ini baru social media mulai banyak digunakan sama orang-orang. Akhirnya, saya buat juga akun khusus jualannya di Facebook dan Twitter. Nah, makin kesini memang banyak customer yang lebih banyak tahu tentang jersey yang saya jual dari Facebook dan Twitter.
N: Lalu, bagaimana caranya sih supaya customer tetap loyal dengan bisnis online Bondan ini?
B: Hmm, banyak sih. Mungkin dari sisi produk sama service-nya sendiri kita harus berusaha memberikan yang paling baik lah dari saya dan tim saya. Lalu, apa ya, kadang-kadang juga suka ngasih suvenir-suvenir untuk mereka, apalagi yang sudah jadi langganan. Suvenirnya itu dari Thailand. Terus, kadang-kadang juga kita coba bikin kuis di Twitter. Kuisnya memang belum punya timeline yang pasti, tapi dalam satu bulan pasti ada kuis.
N: Oh ya, followers Twitter-nya “Jersey Bola Murah” kan sudah mencapai angka 10.616 akun. Apa saja yang Bondan lakukan supaya banyak followers seperti itu?
B: Saya pernah sih sharing-sharing sama ahli social media dan marketing. Kalau di social media, saya dapat banyak pelajaran. Di sana kita tidak bisa, istilahnya, seperti jualan terus menerus. Ya, bisa dibilang saya itu membagi antara hard selling dan soft selling. Makin ke sini itu, trend-nya makin besar yang soft selling dibanding hard selling­-nya. Contohnya, kalau di Twitter JBM (Jersey Bola Murah), hard selling itu kayak “Ayo beli jersey di sini!”. Tapi, kalau soft selling itu kita memberikan informasi-informasi yang bermanfaat untuk customer kita.
Kadang juga, yang namanya Twitter ‘kan social media, nah, saya suka ngebalikin ke diri saya sendiri. Kalau saya mem-follow sebuah akun Twitter, tentu yang diharapkan adalah adanya informasi. Gitu. Jadi saya coba menawarkan juga ke klien kalau kita menjual produk yang bagus dan juga memberikan informasi. Jadi seimbang.
N: Ada kabar kalau Bondan ini punya store atau toko di daerah Pejaten? Apa dari penjualan online saja tidak cukup?
B: Bukan. Di sana hanya menitipkan jualan saja. InsyaAllah, bulan ini buka lagi store di Bekasi. Memang, sekarang-sekang ini yang namanya internet itu lagi booming. Tapi, masih ada saja orang-orang yang anti beli lewat online. Mereka harus lihat barangnya, cek ini cek itu. Maksudnya kita membuat store itu ya kita juga ingin menangkap pasar di orang-orang itu. Selain itu, kalau kita punya toko, customer juga semakin percaya. Setidaknya ada tempat yang ril yang bisa mereka datangi ketika terjadi apa-apa atau terjadi penipuan atau semacamnya. Jadi, saling support lah toko online sama toko offline ini.
N: Oh begitu. Oh ya, Bondan ini ‘kan masih kuliah semester delapan ya di UI? Bagaimana cara mengatur waktunya antara bisnis dan kuliah?
B: Kalau sekarang kebetulan sudah tinggal satu mata kuliah. Jadi lebih mudah membagi waktunya. Jadi, pagi-pagi urusan tentang jersey, lalu kuliah siang, terus sore atau malamnya ngurusin jersey lagi. Tapi, waktu awal-awal semester pas masih padat kuliahnya, jersey saya urus malam-malam saat sampai rumah setelah kuliah.
N: Menurut Bondan, apa saja yang harus disiapkan seorang calon Netpreneur untuk memulai bisnis online-nya?
B: Modal internet paling utama. Ya, lalu, ketika sudah siap hardware-nya seperti komputer, modem, koneksi internet, kita harus tahu siapa saja yang akan dijadikan target market-nya. Yang mau diincar tuh siapa saja. Ya, bisa dibilang, kita punya pemahaman matang tentang pasar dan tentang produk atau jasa yang akan dijual. Gitu sih.
N: Terakhir nih, kalau dianalogikan, hubungan Bondan dan jersey tuh seperti apa?
B: Wah? Analogi ya? Apa ya. Hmmm, saya dan jersey itu saling melengkapi. Karena saya sudah banyak dibantu sama jersey. Dan, jersey pun sudah banyak dibantu sama saya—saya jualin ‘kan. Gitu sih.
N: Baiklah. Terima kasih banyak Bondan atas waktu yang sudah diluangkan.


Penutup

Memilih berdangang/ menjual jasa kecil-kecilan memang lebih menjanjikan untuk para mahasiswa. Usaha menjual pulsa, dan reseler adalah salah satu bisnis yang menguntungkan atau pada kuliner juga bisa memuaskan konsumen. Pada bisnis kuliner rasa yang enak dan murah akan lebih disukai sehingga dapat diterima konsumen dikalangan mahasiswa juga. Contoh untuk keripik singkong bahan bakunya pun murah dan mudah didapat.
Daftar pustaka
http://www.kumahaanjeun.com/2013/09/serunya-bisnis-online-jersey-bola.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar